Translate

Tampilkan postingan dengan label KIsah Wali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIsah Wali. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Agustus 2017

Walialloh

SUBHANALLAH, TERNYATA ORANG YANG DI KIRA GILA DI PASAR INI ADALAH WALI ALLAH, SIMAK BERITANYA
⁠⁠⁠Hamba Allah
Ulama
Dikisahkan, ada tamu dari Kendal sowan kepada Mbah Hamid.
Lantas Mbah Hamid menitipkan salam untuk si fulan bin fulan yang kesehariannya berada di Pasar Kendal, menitipkan salam untuk seorang yang dianggap gila oleh masyarakat Kendal.
Fulan bin fulan kesehariannya berada di sekitar pasar dengan pakaian dan tingkah laku persis seperti orang gila, namun tidak pernah mengganggu orang-orang di sekitarnya. Tamu tersebut bingung kenapa Mbah Hamid sampai menitipkan salam untuk orang yang dianggap gila oleh dirinya.
Tamu tersebut bertanya:
“Bukankah orang tersebut adalah orang gila Kyai.?” Kemudian Mbah Hamid menjawab: “Beliau adalah wali besar yang menjaga Kendal, rahmat Allah turun, bencana ditangkis, itu berkat beliau, sampaikan salamku.”
Kemudian setelah si tamu pulang ke Kendal, menunggu keadaan pasar sepi, dihampirilah orang yang dianggap gila tersebut yang ternyata Shohibul Wilayah Kendal.
“Assalamu’alaikum…” Sapa si tamu.
Wali tersebut memandang dengan tampang menakutkan layaknya orang gila sungguhan, kemudian keluarlah seuntai kata dari bibirnya dengan nada sangar:
“Wa’alaikumussalam.. ada apa..!!!”Dengan badan agak gemetar, si tamu memberanikan diri.
Berkatalah ia: “Panjenengan dapat salam dari Kyai Hamid Pasuruan, Assalamu’alaikum…”Tak beberapa lama, wali tersebut berkata: “Wa’alaikumussalam” dan berteriak dengan nada keras:
“Kurang ajar si Hamid, aku berusaha bersembunyi dari manusia, agar tidak diketahui manusia, kok malah dibocor-bocorkan.
Ya Allah, aku tidak sanggup, kini telah ada yang tahu siapa aku, aku mau pulang saja, gak sanggup aku hidup di dunia.
”Kemudian wali tersebut membaca sebuah doa, dan bibirnya mengucap: “Laa Ilaaha Illallah Muhammadun Rasulullah…”Seketika itu langsung meninggal dunia sang Wali di hadapan orang yang diutus Mbah Hamid.
Subhanallah… begitulah para Walinya Allah, saking inginnya berasyik-asyikkan hanya dengan Allah sampai berusaha bersembunyi dari keduniawian, tak ingin ibadahnya diganggu oleh orang-orang ahli dunia.
Bersembunyinya mereka memakai cara mereka masing-masing.
Oleh karena itu janganlah kita su’udzon terhadap orang-orang di sekitar kita, jangan-jangan dia adalah seorang Wali yang “bersembunyi”.
Jadi ingat nasihat Maha Guru kami, al-Quthb al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih:
“Jadikanlah dirimu mendapat tempat di hati seorang Auliya.
”Semoga nama kita tertanam di hati para kekasih Allah, sehingga kita selalu mendapat nadzrah dari guru-guru kita, dibimbing ruh kita sampai terakhir kita menghirup udara dunia ini, Aamiin.
Sanad Cerita Fiqh Menjawab

Sabtu, 19 Agustus 2017

MENGETAHUI WARUNG YANG PAKAI JIN PESUGIHAN

Ciri-Ciri Warung Makan Yang Pasang Penglaris dan Jin Pesugihan.Foto Alhikmah.

Bagi kamu yang suka ngiras / jajan makan di luar rumah atau punya hobi wisata kuliner, Berhati-hatilah dalam memilih tempat makan karena bisa jadi makanan yang dibeli di warung makan atau restoran tersebut memasang penglaris dan jin pesugihan.
⁠
Meskipun tujuan si pemilik warung makan tersebut adalah agar konsumen puas dengan makanan yang dijualnya, namun proses penglaris ini biasanya melibatkan Setan peludah yang sangat menjijikkan.
Ya, Setan Peludah adalah nama julukan khusus dalam dunia hitam pesugihan.
Bukan hanya warung-warung pinggir jalan saja yang menggunakan teknik hitam ini.
Karena sekarang Setan peludah juga hadir di restoran mall-mall yang ada di kota-kota besar.
Disebut Setan peludah, sebab sebelum disajikan pada konsumen, makanan ini akan diludahi sehingga rasanya menjadi sangat lezat.
Dan tentunya, yang pernah mencicipi akan ketagihan untuk kembali datang ke warung makan tersebut.
Selain setan peludah, ada juga setan penjilat piring yang nantinya akan digunakan oleh calon konsumen.
Proses tersebut ternyata mampu menambah kelezatan rasa makanan yang disajikan, Bahkan jika dirasa kurang mantap, maka tindakan meludah dan menjilat itu akan dilakukan sampai tiga kali atau tujuh kali secara berturut-turut.
Efek dari teknik hitam ini disamping membuat masakan menjadi enak dalam waktu sementara, Juga akan membuat energi negatif masuk ke tubuh orang yang memakan di warung tersebut. Namun, Jika orang yang makan di warung tersebut merupakan orang baik-baik dan kuat secara "spiritual", maka selang beberapa waktu setelah memakannya dia akan merasa mual kemudian muntah-muntah.
Banyak yang telah mengalami hal tersebut.
Diantaranya seperti yang dialami seorang Kyai yang tak ingin disebut namanya.
Suatu ketika ia diajak teman karibnya untuk makan di sebuah restoran ternama di Jakarta.
Baru saja duduk di kursi restoran, Tiba-tiba Kyai mendadak pusing dan buru-buru keluar tidak jadi makan.
Setelah keluar dari restoran, Temannya tersebut bingung dan bertanya, kemudian beliau memberikan selendang yang dipakainya pada temannya itu... tiba-tiba ia melihat 7 mahluk hitam besar telanjag bulat berkeliling ke setiap meja untuk meludahi makanan yang dihidangkan kepada pengunjung.
Setan peludah hanyalah salah satu jenis pelaris, Sebenarnya banyak cara lain yang lebih menjijikkan yang dilakukan pemilik rumah makan agar warungnya laris.
Adapun ciri-ciri restoran / rumah makan atau tempat kuliner lainnya yang menggunakan Media Setan dalam usahanya yaitu:
Jika warung besar semacam restoran, Biasanya ada toilet atau ruang dekat dapur yang tak boleh dimasuki oleh siapapun kecuali pemilik resto. Di dalam ruangan tersebut ada orang tua sudah renta yang kakinya dimasukkan ke air untuk dicampur ke kuah masakan.
Jika makan di warung pinggir jalan, lihatlah panci atau periuknya.
Biasanya kalau pake penglaris hanya pemilik warung yang boleh buka, jadi, pembeli tak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.
Biasanya ada semacam buntelan kain putih di gagang centong sayur di tempat nasi atau di peralatan masak lainnya.
Warung pinggir jalan yang memakai penglaris, Biasanya tempat cuci piring maupun kegiatan cuci piringnya tak terlihat oleh siapapun.
Kalau dibawa pulang, rasanya berubah drastis, berbeda jika dimakan di warungnya.
Dan makanannya pun cepat menjadi basi sehingga tidak sempat termakan.
Namun jika dibacakan do'a dari ayat-ayat Alqur'an, maka rasanya berubah jadi seperti aslinya.
Demikian salah satu trik curang dari oknum pengusaha warung makan agar laris. Tak perlu menghakimi semua warung-warung makan, karena tidak semuanya memakai trik hitam seperti ini. Bersekutu dengan setan dengan tujuan dan cara apapun tidak dibenarkan apapun kondisinya, dan ini merupakan perbuatan syirik yang akan membenamkan pelakunya ke Neraka Jahannam.
Sebagai orang yang beriman, jangan lupa berdoa, karena orang yang dekat dengan Allah SWT sudah pasti akan dijauhkan dari segala marabahaya.
Berdo'alah dimana saja dan kapan saja, terlebih ketika akan dan setelah makan.
Jika perlu bacalah ayat kursi.
Sebarkan info ini agar semakin banyak saudara dan teman kita yang mengetahuinya.
Semoga menjadi amalan shalih dan semoga bermanfaat.

Telusuri Tentang Blog Disini